Modifikasi Universal power suply pada Toshiba 32PB10E


KASUS :
  • Toshiba LCD 32PB10E mati total
 
PEMERIKSAAN :
  • Pertamakali periksa konektor pada board Power supply untuk mengetahui tegangan-tegangan keluaran (biasanya tertulis disitu). Tegangan keluaran 5v (tentunya untuk stand-by) dan tegangan 13v yang dikontrol on-off. Switching regulator menggunakan STR-W6025.
  • Cek tegangan stand-by tidak keluar, tegangan pada elko besar ada - Artinya STR-W tidak kerja.
  • Karena skema tidak ada, maka perlu lihat data-sheet STR-W6025 lewat “datasheet4u”, hasilnya seperti gambar dibawah.
clip_image002
clip_image004
  • Cek tegangan pada pin-4 Vcc tidak ada. Kalau dilihat dari blok gambar ke.2 diatas – maka pin-4 ini perlu mendapat tegangan “START” dari pin-1 secara internal.
  • Kesimpulan STR-W rusak.
 
EKSPERIMENT MODIFIKASI
  • Menggunakan Universal Power Suply Hanaya .
  • Lepas dulu modul power supply, dan lepas STRW yang rusak.
  • Pasang hanya kabel merah dan hitam – hasilnya tegangan keluaran goyang-goyang.
  • Pasang kabel biru pada pin-6 – tegangan keluaran masih goyang-goyang.
  • Setelah coba-coba tegangan keluaran baru bisa stabil setelah pasang beban R 100ohm/2w pada jalur tegangan 13v dan R 270ohm/1w pada jalur tegangan 5v, masing-masing dihubungkan ke ground.
  • Pasang kembali modul power-suply……….dan langsung coba hidupkan………..hasilnya langsung joooos
  • Tinggal pasang tambahan aluminium pendingin – dan diakalin cara menaruh Universal power supply
 
Catatan tambahan :
  • Power supply model ini mempunyai 3 buah photo-coupler.
  • Photo-coupler.1 digunakan untuk STR-W6025.
  • Photo-coupler.2 digunakan untuk sirkit PFC
  • Photo-coupler.3 digunakan untk kontrol on-off sirkit PFC.
  • Power FET untuk inverter langsung mendapat tegangan dari elko besar, bukan dari sekunder tranfo switching. Maka Universal power supply cukup menggunakan Ampere yang paling kecil.
  • kalau mau ganti STR-W6025 sebenarnya dapat dipesan lewat “solectv”, karena dipasaran sepertinya belum ada.