Plasma Display mati protek

Menjumpai kasus Plasma TV mati protek, maka kemungkinan-kemungkinan penyebabnya adalah problem pada unit modul power suply :
·         Salah satu board driver ada yang rusak short, maka coba lepas semua dahulu semua konektor-konektor pada modul power suply yang menuju ke modul-modul panel driver.
·         Kerusakan pada salah satu bagian dari macam2 power suply yang ada, sehingga mengakibatkan salah satu tegangannya over, drops, atau short sama sekali. Mungkin juga hanya disebabkan karena adjustment VR yang berubah.
·         Kerusakan elko-elko pada bagian power suply atau sistim protek yang ada pada modul power suply. Cek secara visual maupun menggunakan ESR-meter.

LCD stand-by tidak mau “on”

KASUS :
  • LG LCD 32inc
  • Problem stand-by, power tidak mau “on”
 
SOLUSI :
  • Coba di power lewat tombol panel maupun remote tidak mempan semuanya
  • …………….“Wah…….pasti modul digitalnya yang problem !”……”pasti sulit nih…”
  • Berpikir sejenak, pikir-pikir dulu langkah apa yang akan dilakukan
  • Coba lepas konektor kabel board tombol-tombol panel, …………………kemudian hidupkan dengan remote…………dan….. “pet” lampu indikator stand-by langsung padam…….dan sebentar kemudian byaaaar…..layar langsung nyala dengan noise.
  • Pasang antena dan cek gambar maupun suara…semuanya OK.
  • Langsung periksa board tombol-tombol panel….diketemukan tombol untuk “POWER” short……..
  • Wah…wah….wah kok jadi hanya enak begini……tidak jadi berpikir keras.

Apa yang perlu dilakukan jika ketemu LCD mati

Kami sering mendapat pertanyaan teknisi pemula yang baru belajar reparsi LCD. Apakah yang harus dilakukan pertama kali jika menjumpai LCD (1) Mati total atau (2) Stand-by atau (3) Layar gelap. Menjawab pertanyaan seperti ini, maka perhatikan cara kerja LCD dengan contoh gambar blok diagram yang kami ambil dari training-manual LCD LG seperti gaambar dibawah.
  • Saat listrik dicolokkan – yang pertama terjadi adalah sebuah sub power-supply kecil akan menyediakan tegangan stand-by 5v untuk bagian mikrokontrol pada Main pcb.
  • Mikrokontrol jika telah menerima tegangan 5v – maka lampu stand-by akan menyala merah.
  • Jika tombol power ditekan – maka mikrokontrol pertama kali akan mengecek setiap bagian apakah telah bekerja secara normal yaitu dengan ditandai lampu indikator yang kedip-kedip.
  • Jika ada sesuatu yang tidak beres, maka lampu akan kembali menyala stand-by
  • Jika semuanya normal, maka mikrokontrol akan memberikan perintah “on” yang biasanya berupa tegangan “high” ke bagian power-supply sehingga SMPS Utama akan mulai bekerja menghasilkan tegangan 12v/24v untuk Main pcb dan Inverter pcb (ballast). Sirkit kontrol on-off ke SMPS Utama umumnya dilakukan melalui sebuah Photo-coupuler
  • Lampu backlight segera akan menyala setelah menerima (1) tegangan supply 24v, (2) perintah “inverter On” dan (3) tegangan PWM-DIM dan BRITanalog-DIM

clip_image002
 
 
Fungsi PWM-DIM atau BRITanalog-DIM
  • Kedua sistim ini fungsinya sama, hanya cara kerjanya yang sedikit berbeda. Biasanya Inverter hanya menggunakan salah satu dari dua macam sistim ini. Sistim berfungsi untuk mengatur gelap-terangnya lampu back-light. Pada LCD klas murah umumnya menggunakan Analog-dim dengan tegangan tetap sehingga nyala lampu backlight tidak bisa diadjust.
 
Inverter-Backlight protek.
Pada model tertentu kadang diperlengkapi sistim protek jika ada masalah pada Inverter pcb.
Pada LCD yang tidak diperlengkapi sistim inverter-backlight protek, maka LCD akan tetap hidup tetapi layar tetap gelap jika inverter-lampu backlight bermasalah.
Pada LCD yang diperlengkapi sistim protek, maka LCD akan kembali mati stand-by jika inverter atau lampu backlight ada yang bermasalah. Ada satu jalur kabel tambahan yang dinamakan “ERROR” dari Inverter pcb ke Main pcb sebagai kontrol protek.
 
Data tegangan :
  • Kontrol power on-off    St-by 0v, Power-on 4v
  • Inverter on-off              St-by 0v, Inverter-on 4v
  • PWM-DIM                      St-by 0v, Power-on 1 ~ 3.3v
  • Analog-DIM                   St-by 0v, Power-on 1.8v
  • Error out                       St-by 5v, Hidup normal 0v, protek 4v
 
 
TROBELSHUTING
Mati total
  • Cek apakah ada tegangan 5v ke mikrokontrol pada Main pcb.
  • Kemungkinan SMPS kecil untuk stand-by rusak
 
Mati stand-by
  • Periksa apakah sudah ada tegangan kontrol “power-on” dari Main pcb
  • Jika tidak ada berarti mikrokontrol atau Main pcb rusak
  • Jika telah ada maka kemungkinan SMPS utama belum mau bekerja sehingga belum keluar tegangan 12v/24v
 
Layar gelap, suara ada
  • Berarti Inverter belum bekerja sehingga lampu backlight belum menyala.
  • Periksa apakah telah ada (1) tegangan supply 24v, (2) tegangan ”inverter on” dan (3) tegangan Dimming.
  • Jika semua tegangan telah ada berarti Inverter rusak.

Trik melepas elko aluminium smd aman dan cepat

Melepas elko aluminium smd (tempel) yang sering dijumpai pada Kontrol-board LCD atau PLASMA kalau belum berpengalaman kadang makan waktu lama dan beresiko merusak printed board. Kerusakan printed tentu akan menambah beban pekerjaan tersendiri karena kadang jalur printednya sangat lembut dan butuh waktu lama untuk menyambungnya kembali. Apalagi kalau jumlahnya sangat banyak seperti dijumpai pada PLASMA model lama.
Sering melakukan hal ini, maka menurut pengalaman kami teknik yang paling aman dan cepat adalah sebagai berikut :
  • Kedua kaki elko diberi timah dahulu.
  • Pekerjaan selanjutnya perlu dilakukan oleh 2 orang.
  • Satu orang menyolder salah satu kaki elko dan memegang sebuah pinset untuk mencabut (gunakan pinset yang kaku dan kuat)
  • Satu orarng lainnya membantu menyolder kaki elko lainnya.
Dalam hitungan kurang dari 15 detik biasanya elko sudah tercabut.

----------------------------------
 

Pengalaman SarifTv (Spesialist LCD Electronics Clinics) :
  • Tanpa solder.
  • Dengan tang lancip - cukup dipelintir diputar searah jarum jam.
  • Kaki elko akan patah dan tidak merusak jalur printed.

Kasus LCD Sanyo mati total.

KASUS :
LCD Sanyo 24 inch mati total
 
PENYELESAIAN :
  • Cek tegangan 5v untuk st-by tidak ada
  • Cek diode pada sekunder switching regulator ada yang short. Kode diode SR 515 yang yang artinya mempunyai kemampuan 5A. Ganti dengan diode B+ yang biasa diketemukan TV 29 inch yang bentunya mirip transistor dengan pendingin (…….diode serupa juga dapat diperoleh dari bekas power suply CPU computer)
  • Setelah penggantian diode, tegangan 5v st-by dan lainnya OK…..tapi lampu indikator tetap belum nyala……..wah Kontrol-board bermasalah nih ???????
  • Cek tegangan pada kaki osilator X-tal kontrol board dan beberapa elko lainnya…..tidak ada tegangan semua……..wah kalau seperti ini rasanya ada tegangan yang belum masuk……..ada sepercik harapan kasus bisa diselesaikan.
  • Cek kontrol-board secara visual…….diketemukan ada sebuah ic smd (tempel) yang retak……beruntung nomor part masih kelihatan…yaitu H1117…….input sudah masuk tegangan 5v, tetapi pada outputnya tidak ada tegangan keluar………cari data-sheet ic tersebut lewat “datasheet4u.net”……..ic merupakan regulator yang dapat diajust 1.8v/2.5v/3.3v/5v
image
image
  • Susah cari ic demikian (atau mungkin malah tidak ada yang jual?)…….berpikir sejenak…..kenapa tidak dicoba “di-drop” pakai diode saja?.........Maka diseri 3 buah diode IN4001…..dipasang antara Input dan Output agar mendapatkan tegangan sekitar 3v, karena sebuah diode silikon akan menurunkan tegangan sekitar 0.6~0.7v
  • Coba dihidupkan…….lampu indikator st-by langsung nyala…….tekan tombol power……indikator langsung berubah hijau……kemudian byaaarrrr….. LCD langsung nyala dan keluar gambar

Modifikasi Universal power suply pada Toshiba 32PB10E


KASUS :
  • Toshiba LCD 32PB10E mati total
 
PEMERIKSAAN :
  • Pertamakali periksa konektor pada board Power supply untuk mengetahui tegangan-tegangan keluaran (biasanya tertulis disitu). Tegangan keluaran 5v (tentunya untuk stand-by) dan tegangan 13v yang dikontrol on-off. Switching regulator menggunakan STR-W6025.
  • Cek tegangan stand-by tidak keluar, tegangan pada elko besar ada - Artinya STR-W tidak kerja.
  • Karena skema tidak ada, maka perlu lihat data-sheet STR-W6025 lewat “datasheet4u”, hasilnya seperti gambar dibawah.
clip_image002
clip_image004
  • Cek tegangan pada pin-4 Vcc tidak ada. Kalau dilihat dari blok gambar ke.2 diatas – maka pin-4 ini perlu mendapat tegangan “START” dari pin-1 secara internal.
  • Kesimpulan STR-W rusak.
 
EKSPERIMENT MODIFIKASI
  • Menggunakan Universal Power Suply Hanaya .
  • Lepas dulu modul power supply, dan lepas STRW yang rusak.
  • Pasang hanya kabel merah dan hitam – hasilnya tegangan keluaran goyang-goyang.
  • Pasang kabel biru pada pin-6 – tegangan keluaran masih goyang-goyang.
  • Setelah coba-coba tegangan keluaran baru bisa stabil setelah pasang beban R 100ohm/2w pada jalur tegangan 13v dan R 270ohm/1w pada jalur tegangan 5v, masing-masing dihubungkan ke ground.
  • Pasang kembali modul power-suply……….dan langsung coba hidupkan………..hasilnya langsung joooos
  • Tinggal pasang tambahan aluminium pendingin – dan diakalin cara menaruh Universal power supply
 
Catatan tambahan :
  • Power supply model ini mempunyai 3 buah photo-coupler.
  • Photo-coupler.1 digunakan untuk STR-W6025.
  • Photo-coupler.2 digunakan untuk sirkit PFC
  • Photo-coupler.3 digunakan untk kontrol on-off sirkit PFC.
  • Power FET untuk inverter langsung mendapat tegangan dari elko besar, bukan dari sekunder tranfo switching. Maka Universal power supply cukup menggunakan Ampere yang paling kecil.
  • kalau mau ganti STR-W6025 sebenarnya dapat dipesan lewat “solectv”, karena dipasaran sepertinya belum ada.